Pencegahan & Deteksi Dini Penyakit
Penting! Sembelit Mungkin Tanda Kanker Usus Besar di Usia 30-an
Ditulis Oleh
Admin • 06 Februari 2026

Memasuki usia kepala tiga, banyak perubahan yang terjadi pada tubuh kita. Mulai dari perubahan fisik seperti munculnya kerutan atau uban, hingga perubahan fungsi tubuh yang lebih serius, seperti gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan, meski sering dianggap sebagai masalah sepele, ternyata bisa menjadi tanda awal masalah yang lebih besar, salah satunya adalah kanker usus besar. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai gejala gangguan pencernaan yang perlu diwaspadai, serta bagaimana cara mencegah kanker usus besar sejak dini. Simak penjelasan lengkapnya dari Dr. Hendra Koncoro, M.Biomed, Sp.PD-KGEH, FINASIM, yang akan memberikan wawasan mengenai gejala awal kanker usus besar dan cara pencegahannya.
Kanker Usus Besar
Kanker usus besar adalah salah satu jenis kanker yang menyerang bagian usus besar (kolon) atau rektum. Kanker ini sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal, sehingga sering kali terdiagnosis pada stadium lanjut. Usus besar berfungsi untuk menyerap air dan nutrisi dari makanan yang dicerna, dan kanker pada bagian ini dapat mengganggu proses tersebut, menyebabkan berbagai masalah pencernaan yang perlu diwaspadai.
Penyebab Kanker
Penyebab pasti kanker usus besar masih belum sepenuhnya diketahui. Namun, beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengidap kanker ini, antara lain:
- Faktor Genetik: Riwayat keluarga dengan kanker usus besar atau penyakit genetik tertentu (seperti sindrom Lynch) dapat meningkatkan risiko.
- Polip Usus: Polip adalah pertumbuhan abnormal di lapisan usus yang, jika tidak diangkat, dapat berkembang menjadi kanker.
- Diet Tidak Sehat: Makanan tinggi lemak, rendah serat, dan konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko.
- Kurang Olahraga: Gaya hidup yang kurang aktif dapat mempengaruhi kesehatan pencernaan dan meningkatkan risiko kanker.
- Merokok: Merokok dapat merusak dinding usus dan meningkatkan risiko kanker usus besar
Gejala Kanker Usus Besar
Meskipun kanker usus besar sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, ada beberapa tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, terutama jika Anda memasuki usia 30-an. Gejala-gejala ini meliputi:
- Perubahan Pola Buang Air Besar: Terjadi perubahan signifikan dalam frekuensi atau konsistensi tinja, seperti diare atau sembelit yang berlangsung lebih dari beberapa hari.
- Darah pada Tinja: Adanya darah merah terang atau warna gelap pada tinja bisa menjadi tanda perdarahan pada usus.
Nyeri Perut: Nyeri atau kram perut yang tidak kunjung hilang atau semakin memburuk bisa menjadi tanda adanya masalah di usus. - Penurunan Berat Badan yang Tidak Dijelaskan: Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dengan diet atau olahraga dapat mengindikasikan adanya kanker.
- Lelah Berlebihan: Merasa sangat lelah atau lemas tanpa sebab yang jelas bisa menjadi tanda kanker usus besar.
Cara Mencegah Kanker Usus Besar
Mencegah kanker usus besar lebih mudah daripada mengobatinya. Beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi risiko kanker usus besar adalah:
- Diet Seimbang: Konsumsi makanan yang kaya serat, seperti sayur, buah, dan biji-bijian, serta batasi konsumsi daging merah dan olahan.
- Olahraga Teratur: Aktivitas fisik yang rutin dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi risiko kanker usus besar.
- Berhenti Merokok dan Kurangi Alkohol: Hindari kebiasaan merokok dan batasi konsumsi alkohol untuk menjaga kesehatan usus.
- Pemeriksaan Rutin: Bagi mereka yang berisiko tinggi, pemeriksaan kolonoskopi dapat membantu mendeteksi polip atau kanker pada tahap awal.
- Jaga Berat Badan Ideal: Mempertahankan berat badan yang sehat dapat mengurangi tekanan pada sistem pencernaan dan mencegah kanker.
Apakah Kanker Usus Besar Bisa Disembuhkan?
Kanker usus besar memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi jika terdeteksi pada tahap awal. Dengan pengobatan yang tepat, seperti pembedahan, kemoterapi, atau terapi radiasi, banyak pasien yang berhasil sembuh. Oleh karena itu, deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Namun, jika kanker telah menyebar ke organ lain, proses pengobatannya akan lebih sulit dan prognosisnya lebih buruk. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan gejala-gejala yang muncul dan segera melakukan pemeriksaan medis.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya, terutama jika berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menyarankan pemeriksaan lebih lanjut, seperti tes darah, kolonoskopi, atau pencitraan untuk mendeteksi adanya kanker usus besar atau masalah pencernaan lainnya.
Penting juga untuk melakukan pemeriksaan rutin, terutama jika Anda memiliki faktor risiko tinggi. Pemeriksaan dini dapat membantu mendeteksi kanker usus besar lebih awal, sehingga peluang pengobatan dan kesembuhannya lebih besar.
Untuk mendapatkan konsultasi kesehatan yang tepat dan komprehensif, masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan di Tzu Chi Hospital. Janji temu dapat dibuat secara online melalui WhatsApp Tzu Chi Hospital, dan jadwal praktik tenaga medis dapat diakses dengan mudah melalui menu Cari Dokter. Didukung fasilitas rumah sakit yang lengkap serta layanan pemeriksaan penunjang terpadu, proses konsultasi dan penanganan dapat dilakukan secara aman dan nyaman dalam satu tempat.
Artikel telah direview secara medis oleh Dr. Hendra Koncoro, M.Biomed, Sp.PD-KGEH, FINASIM
Topik





