Kecantikan
Aligners atau Braces: Mana yang Lebih Cocok untuk Merapikan Gigi?
Ditulis Oleh
Admin • 21 Mei 2026

Senyum yang harmonis sering dikaitkan dengan penampilan yang lebih menarik dan rasa percaya diri yang meningkat. Namun, menurut drg. Andrew Laurent, Sp.Ort, merapikan gigi bukan hanya soal estetika. Susunan gigi yang baik juga berperan penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, membantu fungsi pengunyahan, memudahkan proses menyikat gigi, serta mendukung keseimbangan gigitan.
Baca Juga: 15 Dokter Spesialis Tulang Terdekat serta Jadwal Praktik & Layanannya
Saat ini, perawatan ortodonti semakin beragam. Dua metode yang paling sering digunakan adalah braces (kawat gigi) dan aligners (alat yang terbuat dari bahan plastik transparan yang dapat dilepas-pasang). Keduanya sama-sama bertujuan untuk membantu menggeser posisi gigi secara bertahap agar menjadi lebih rapi. Namun, cara kerja, tampilan, kenyamanan, dan indikasi penggunaannya berbeda karena tergantung dari kondisi gigi pasien.
Lalu, mana yang lebih cocok untuk Anda: aligners atau braces? Jawabannya, tidak selalu sama untuk setiap orang. Pemilihan metode perawatan perlu disesuaikan dengan kondisi gigi, kebutuhan pasien, tingkat kompleksitas kasus, serta hasil yang ingin dicapai.
Apa Itu Braces?
Braces atau kawat gigi adalah alat ortodonti cekat yang dipasang dan dilekatkan dengan sejenis bahan adhesif pada permukaan gigi. Braces terdiri dari beberapa komponen, seperti bracket, kawat, dan karet elastik, yang bekerja secara bersamaan untuk memberikan tekanan terkontrol pada gigi. Tekanan ini membantu menggeser posisi gigi secara bertahap sesuai rencana perawatan dokter gigi spesialis ortodonti.
Braces dapat membantu menangani berbagai masalah susunan gigi, seperti gigi berjejal, gigi maju, celah antar gigi, posisi gigi yang tidak sejajar, hingga gangguan pengunyahan. Salah satu keunggulannya adalah alat ini berfungsi menggerakkan gigi secara terus-menerus karena terpasang secara permanen selama masa perawatan dengan kawat gigi. Pasien tidak dapat melepasnya sendiri, sehingga pergerakan gigi tetap berlangsung sesuai rencana perawatan yang telah dibuat di awal perawatan.
Namun, penggunaan braces membutuhkan perhatian ekstra terhadap kebersihan gigi dan mulut. Karena adanya bracket dan kawat, sisa makanan lebih mudah tersangkut. Oleh karena itu, pasien perlu lebih teliti saat menyikat gigi dan menggunakan alat bantu pembersih gigi sesuai anjuran dokter.
Apa Itu Aligners?
Aligners adalah alat ortodonti lepasan dan berwarna transparan yang dirancang khusus mengikuti bentuk gigi pasien. Alat ini biasanya dibuat dalam beberapa set dan digunakan secara bertahap untuk membantu menggeser posisi gigi sedikit demi sedikit hingga mencapai hasil yang direncanakan di awal perawatan.
Keunggulan utama aligners adalah tampilannya yang lebih estetik. Karena berwarna transparan, aligners tampak lebih samar saat digunakan dibandingkan braces. Hal ini membuat aligners banyak diminati oleh pasien dewasa, profesional, atau mereka yang ingin menjalani perawatan ortodonti dengan tampilan gigi yang lebih natural.
Aligners juga dapat dilepas saat makan, minum, menyikat gigi, dan membersihkan sela-sela gigi. Fleksibilitas ini membuat pasien lebih mudah menjaga kebersihan gigi dan mulut selama perawatan. Tidak ada bracket atau kawat yang menempel pada gigi, sehingga proses makan dan membersihkan gigi terasa lebih praktis.
Meski demikian, aligners membutuhkan kedisiplinan tinggi. Agar hasil perawatan optimal, pasien harus menggunakannya sesuai durasi pemakaian yang dianjurkan dokter. Jika terlalu sering dilepas atau tidak digunakan sesuai instruksi, pergerakan gigi dapat menjadi kurang efektif dan durasi perawatan bisa lebih panjang dari yang telah direncanakan sebelumnya.
Perbedaan Aligners dan Braces
Aligners
● Alatnya transparan, sehingga hampir tidak terlihat saat digunakan.
● Dapat dilepas saat makan, minum, dan menyikat gigi.
● Lebih praktis untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut.
● Cocok untuk pasien yang ingin tampilan lebih natural selama perawatan.
● Membutuhkan kedisiplinan tinggi karena harus dipakai sesuai arahan dokter.
● Tidak semua kondisi gigi cocok menggunakan aligners.
Braces
● Menggunakan bracket dan kawat yang dipasang pada permukaan gigi.
● Menggerakkan gigi secara terus-menerus karena tidak dapat dilepas sendiri oleh pasien.
● Cocok untuk kasus gigi yang lebih kompleks, misalnya kombinasi dengan perawatan bedah rahang.
● Tidak terlalu bergantung pada kedisiplinan pemakaian harian.
● Perlu lebih berhati-hati saat makan makanan keras atau lengket.
● Membutuhkan perhatian ekstra saat membersihkan gigi karena makanan lebih mudah tersangkut.
Braces atau Aligners, Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Pemilihan antara braces dan aligners sebaiknya disesuaikan dengan kondisi gigi, kebutuhan perawatan, tingkat kompleksitas kasus, serta kedisiplinan pasien. Berikut beberapa pertimbangannya:
● Braces dapat menjadi pilihan untuk kasus gigi yang lebih kompleks, seperti gigi sangat berjejal, gigi maju, celah gigi yang cukup besar, atau gangguan pengunyahan.
● Aligners dapat menjadi pilihan bagi pasien yang mengutamakan estetika, karena alatnya transparan dan lebih samar saat digunakan.
● Braces cocok untuk pasien yang membutuhkan alat yang berfungsi secara terus-menerus, karena terpasang dengan cara dilekatkan pada permukaan gigi.
● Aligners cocok untuk pasien yang disiplin mengikuti instruksi pemakaian, karena alat ini harus digunakan sesuai durasi pemakaian yang dianjurkan dokter.
● Braces lebih sesuai bagi pasien yang sulit konsisten menggunakan alat lepasan, karena pasien tidak perlu melepas dan memasangnya kembali.
● Aligners memberikan fleksibilitas lebih saat makan dan membersihkan gigi, sehingga kebersihan gigi dan mulut lebih mudah dijaga.
● Braces membutuhkan perhatian ekstra dalam menjaga kebersihan gigi, karena sisa makanan lebih mudah tersangkut pada bracket dan kawat.
● Aligners tidak selalu cocok untuk semua kondisi gigi, terutama pada kasus yang lebih kompleks.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter Gigi Spesialis Ortodonti?
Konsultasi ke dokter gigi spesialis ortodonti sebaiknya dilakukan ketika anak Anda berusia 6-7 tahun (ketika gigi permanen sudah mulai tumbuh) atau Anda merasa susunan gigi tidak rapi, gigi tampak maju, terdapat celah antar gigi, atau gigi terasa berjejal. Kondisi ini bukan hanya mempengaruhi penampilan, tetapi juga dapat menyulitkan proses pembersihan gigi dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat mengunyah.
Baca Juga: Keseleo Pergelangan Kaki Berapa Lama Sembuh? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Anda juga sebaiknya berkonsultasi jika merasa gigitan tidak nyaman, rahang mudah lelah, gigi atas dan bawah tidak bertemu dengan baik, atau memiliki kebiasaan menggertakkan gigi (grinding). Konsultasi juga penting jika Anda sedang mempertimbangkan aligners atau braces, tetapi belum yakin metode mana yang paling sesuai.
Dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk menilai kondisi gigi, rahang, jaringan pendukung gigi, serta kebutuhan perawatan. Bila diperlukan, dokter dapat menyarankan pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen atau scan gigi untuk membantu menyusun rencana perawatan yang lebih akurat sesuai kebutuhan pasien.
Untuk mendapatkan konsultasi kesehatan yang tepat dan komprehensif, masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan di Tzu Chi Hospital. Janji temu dapat dibuat secara online melalui WhatsApp Tzu Chi Hospital, dan jadwal praktik tenaga medis dapat diakses dengan mudah melalui menu Cari Dokter. Didukung fasilitas rumah sakit yang lengkap serta layanan pemeriksaan penunjang terpadu, proses konsultasi dan penanganan dapat dilakukan secara aman dan nyaman dalam satu tempat.
Topik





