Pencegahan & Deteksi Dini Penyakit
14 Penyebab Sakit Punggung Sebelah Kanan & Kiri, Ini Cara Mengatasinya
Ditulis Oleh
Admin TzuChi • 29 Mei 2026

Sakit punggung bagian kanan atau kiri adalah keluhan yang umum dialami banyak orang, baik usia muda maupun dewasa.
Kondisi ini bisa muncul akibat postur tubuh yang kurang tepat, aktivitas berat, hingga gangguan pada otot atau organ tertentu.
Jika tidak ditangani, rasa nyeri dapat mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, mari pahami penyebab dan cara mengatasinya untuk mencegah sakit punggung kambuh kembali!
Gejala Sakit Punggung yang Harus Diwaspadai
Sakit punggung bisa terasa berbeda pada tiap orang, tetapi beberapa tanda tertentu perlu mendapatkan perhatian khusus. Adapun gejala yang perlu diperhatikan meliputi:
1. Nyeri Tajam di Punggung
Nyeri yang menusuk bisa menandakan masalah pada otot, ligamen, atau organ di sekitar punggung. Rasa sakit ini berbeda dari pegal biasa karena sering muncul tiba-tiba dan terasa lebih kuat dibanding nyeri.
2. Nyeri yang Menjalar ke Kaki
Rasa nyeri yang “menyebar” biasanya berkaitan dengan iritasi atau tekanan pada saraf. Gejala ini sering terasa seperti sensasi tertarik atau tersengat listrik.
3. Kelemahan Mendadak pada Kaki
Kaki yang tiba-tiba lemas dapat menjadi tanda gangguan pada saraf atau kondisi serius pada tulang belakang. Jika muncul saat berjalan atau berdiri, gejala ini harus segera diperiksakan.
4. Kesemutan
Sensasi seperti ditusuk jarum atau bagian tubuh terasa “hilang” bisa menunjukkan adanya gangguan aliran sinyal saraf. Biasanya terjadi di area paha atau bagian bawah tubuh.
5. Gangguan Kontrol Buang Air
Kesulitan mengontrol urin atau feses adalah sinyal darurat yang berkaitan dengan tekanan saraf berat. Kondisi ini perlu penanganan medis segera.
Baca Juga: 11 Penyakit Saraf Paling Mengintai di Indonesia, Waspada!
Penyebab Sakit Punggung Sebelah Kanan dan Kiri
Munculnya gejala-gejala yang disebutkan sebelumnya bisa mengakar dari berbagai kondisi, seperti saraf terjepit, cedera jaringan otot, hingga gangguan pada organ dalam.
Berikut beberapa penyebab kenapa punggung terasa sakit:
1. Cedera Otot
Cedera otot adalah penyebab paling umum sakit punggung, baik di sisi kanan maupun kiri. Biasanya terjadi karena peregangan berlebih, mengangkat beban berat, postur duduk yang buruk, atau jatuh/cedera tiba-tiba.
Akibatnya serat otot meradang, sehingga muncul rasa nyeri, kaku, dan sulit bergerak. Cedera juga bisa memengaruhi ligamen atau jaringan ikat di sekitar tulang belakang.
Jika disebabkan cedera otot, rasa sakit biasanya memburuk ketika berdiri lama, bangun tidur, atau bangkit dari posisi duduk.
2. Saraf Terjepit
Saraf terjepit terjadi ketika bantalan tulang belakang (diskus) melemah dan mendorong keluar sehingga menekan saraf.
Tekanan saraf ini membuat nyeri menjalar ke salah satu sisi punggung, sering kali disertai kesemutan atau rasa panas menjalar ke kaki.
Artinya jika bantalan tulang (diskus) menonjol ke arah kanan, maka gejalanya hanya sakit punggung sebelah kanan.
Gejalanya memburuk saat berjalan, membungkuk, atau duduk terlalu lama. Kondisi ini dapat terjadi akibat cedera mendadak atau degenerasi alami seiring usia.
3. Postur Tubuh yang Buruk
Duduk membungkuk, berdiri miring, atau bekerja lama dalam posisi tidak ideal dapat membebani salah satu sisi punggung.
Beban yang tidak seimbang membuat otot bekerja terlalu keras, dan seringkali ini yang menimbulkan nyeri pada sakit punggung kanan bawah belikat.
Jika dibiarkan, postur buruk bisa menimbulkan masalah tulang belakang seperti skoliosis fungsional atau pergeseran sendi kecil.
4. Batu Ginjal
Batu ginjal menimbulkan nyeri hebat di salah satu sisi punggung bawah ketika batu bergerak melalui saluran kemih. Nyeri biasanya tajam dan datang dalam gelombang.
Apabila batu ginjal di sisi kanan, maka akan menyebabkan punggung sebelah kanan sakit seperti ditusuk.
Gejala lain yang mungkin menyertai seperti nyeri saat buang air kecil, urine berwarna gelap atau berdarah, mual dan muntah.
Batu ginjal tidak selalu memiliki penyebab pasti, tetapi dapat dipicu oleh kurang minum, makanan tinggi garam, atau faktor genetik.
5. Infeksi Ginjal
Infeksi ginjal menyebabkan nyeri tumpul di salah satu sisi punggung, sering diikuti demam, menggigil, mual, dan urine berbau menyengat.
Pada lansia, gejalanya bisa berbeda, misalnya kebingungan, bicara campur aduk, atau halusinasi. Infeksi harus ditangani cepat karena dapat menyebar ke aliran darah.
6. Radang Pankreas (Pancreatitis)
Peradangan pankreas dapat memicu nyeri perut bagian atas yang menjalar hingga menyebabkan sakit punggung sebelah kanan dan kiri.
Penyebabnya meliputi konsumsi alkohol berlebihan, batu empedu, efek samping obat, atau komplikasi setelah operasi. Gejala yang menyertai seperti demam, muntah, dan nyeri yang semakin parah setelah makan.
7. Endometriosis (Khusus Perempuan)
Endometriosis menyebabkan terbentuknya jaringan rahim tumbuh di luar rahim. Akibatnya menimbulkan nyeri panggul yang dapat menjalar ke punggung bawah kiri atau kanan.
Nyeri biasanya bersifat siklik, artinya muncul saat menjelang menstruasi. Gejala endometriosis dapat disertai kram hebat dan nyeri perut bawah. Pada beberapa wanita, nyeri hanya terasa di satu sisi saja.
8. Osteoarthritis Tulang Belakang
Osteoartritis dapat menyebabkan peradangan pada sendi tulang belakang, yang memicu sakit punggung satu sisi, baik sebelah kanan atau kiri.
Kadang kondisi ini disertai kaku, bengkak, dan penurunan fleksibilitas. Degenerasi tulang rawan juga bisa membuat tulang bergesekan sehingga menimbulkan rasa nyeri hebat.
9. Perubahan akibat Kehamilan
Kehamilan membuat otot bekerja ekstra dan ligamen mengendur akibat hormon. Kombinasi ini seringkali menimbulkan sakit punggung sebelah kanan dan kiri.
Intensitasnya meningkat seiring pertumbuhan janin. Linu panggul kehamilan juga bisa muncul ketika rahim menekan saraf siatik.
10. Penyempitan Tulang Belakang
Penyempitan tulang belakang terjadi ketika ruang di dalam tulang belakang menyempit sehingga menekan saraf-saraf yang berada di sekitarnya.
Kondisi ini sering berkembang secara bertahap akibat proses penuaan, degenerasi bantalan tulang belakang, artritis, atau pertumbuhan tulang berlebih.
Tekanan pada saraf inilah yang kemudian menimbulkan nyeri di salah satu sisi punggung, antara kanan atau kiri, tergantung saraf mana yang terjepit. Nyeri juga dapat menjalar ke pinggul, bokong, atau kaki.
11. Radang Usus Besar
Beberapa masalah pencernaan, seperti peradangan usus besar pada bagian kiri, dapat menyebabkan nyeri punggung sebelah kiri sakit seperti ditusuk.
Apabila Anda mengalami ini, Anda mungkin mengeluhkan masalah seperti kram perut, diare, mual dan kelelahan.
Bahkan, radang usus besar dapat menyebabkan nyeri menjalar ke area punggung bagian bawah.
12. Gangguan Sistem Reproduksi pada Perempuan
PMS, kram haid, kista ovarium, atau perubahan hormon juga bisa menimbulkan nyeri di salah satu sisi punggung bawah.
Karena saraf panggul terhubung dengan saraf punggung. Karena itu, seringkali ini alasan kenapa pinggul sebelah kiri sakit.
13. Komplikasi setelah Operasi
Setelah operasi tulang belakang atau perut, nyeri satu sisi punggung dapat bertahan hingga 6 minggu.
Namun, jika justru muncul nyeri baru atau semakin parah, hal ini bisa menandakan komplikasi yang memerlukan evaluasi dokter.
14. Cedera Panggul
Salah satu jawaban dari pertanyaan “kenapa pinggul sebelah kiri sakit?” adalah adanya cedera akibat benturan atau jatuh, baik ringan maupun cukup keras.
Cedera seperti ini sering tidak langsung terasa, tetapi nyerinya muncul beberapa jam setelah kejadian. Nyeri biasanya terasa menusuk, terutama saat menumpu tubuh, berjalan, atau berdiri lama.
Jika nyeri terus berlanjut atau semakin parah, pemeriksaan medis seperti X-ray atau MRI diperlukan untuk memastikan apakah ada kerusakan tulang atau sendi yang lebih serius.
Baca Juga: 10 Rumah Sakit dengan Dokter Saraf Terbaik di Jakarta
Diagnosis Sakit Punggung Sebelah Kanan dan Kiri
Untuk mengetahui penyebab pasti sakit punggung, pemeriksaan medis sangat dibutuhkan guna memastikan apakah nyeri berasal dari otot, saraf, tulang belakang, atau organ lain. Diagnosis biasanya meliputi:
-
Riwayat medis: Dokter menanyakan kapan nyeri muncul, lokasi nyeri, durasi, pola nyeri, gangguan aktivitas, serta adanya kesemutan atau mati rasa.
-
Pemeriksaan fisik: Memeriksa kondisi tulang belakang, fleksibilitas, rentang gerak, dan gerakan yang memicu nyeri.
-
Pemeriksaan neurologis: Mengevaluasi fungsi saraf, refleks, kekuatan otot, sensasi, hingga pemeriksaan cranial nerve jika diperlukan.
-
X-ray: Melihat struktur tulang, penyempitan ruang antarvertebra, atau bone spur.
-
MRI: Menilai jaringan lunak seperti saraf, otot, dan disk, serta mendeteksi herniasi disk, tumor, atau penjepitan saraf yang tidak terlihat di X-ray.
-
CT scan: Memberikan gambaran detail tulang dan struktur tulang belakang, serta membantu menentukan kebutuhan tindakan lebih lanjut seperti operasi.
Cara Mengobati Sakit Punggung Sebelah Kanan dan Kiri
Sakit punggung kanan dan kiri memiliki banyak pemicu, sehingga langkah penanganannya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Umumnya, berikut yang dilakukan oleh dokter:
1. Kompres Dingin dan Hangat
Kompres dingin meredakan peradangan, sedangkan kompres hangat membantu melemaskan otot yang tegang. Kombinasi keduanya sering menjadi langkah awal yang efektif untuk meredakan nyeri.
2. Obat Antinyeri (NSAID)
NSAID seperti ibuprofen atau naproxen dapat membantu mengurangi inflamasi sekaligus meredakan rasa sakit.
Obat ini umumnya aman digunakan dalam jangka pendek sesuai aturan pakai. Jika keluhan tidak membaik, penggunaan obat harus dievaluasi oleh dokter.
3. Koreksi Postur Tubuh
Menjaga postur duduk dan berdiri yang benar membantu mengurangi tekanan pada punggung. Postur yang baik berarti bahu rileks, punggung tegak, telinga sejajar dengan bahu, serta kedua kaki menapak rata di lantai saat duduk.
Dengan kebiasaan postur yang tepat, ketegangan otot bisa berkurang dan risiko sakit punggung dapat diminimalkan.
4. Peregangan dan Latihan Ringan
Gerakan stretching ringan dapat membantu mengurangi kekakuan otot dan meningkatkan fleksibilitas punggung.
Contohnya, menarik lutut ke dada atau posisi Child’s Pose secara perlahan bisa melemaskan otot bawah punggung. Berjalan santai secara rutin juga bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah di area punggung.
5. Fisioterapi
Fisioterapi membantu memperkuat otot inti dan meningkatkan stabilitas tulang belakang. Terapi ini juga dapat memperbaiki pola gerak tubuh agar tidak memperburuk kondisi.
Banyak pasien merasakan perbaikan signifikan setelah mengikuti program fisioterapi secara rutin.
6. Terapi Alternatif (Pijat, Akupuntur, Chiropractic)
Pijat medis dapat membantu merelaksasi otot yang tegang dan meningkatkan sirkulasi darah. Akupuntur bekerja dengan mengoptimalkan titik-titik tertentu untuk meredakan nyeri.
Chiropractic yang dilakukan oleh tenaga terlatih, dapat membantu memperbaiki fungsi sendi dan tulang belakang.
FAQ seputar Sakit Punggung
Simak juga berbagai pertanyaan yang sering muncul seputar sakit punggung yang lebih spesifik:
Apa penyebab punggung kanan kiri sakit?
Nyeri punggung kanan atau kiri bisa disebabkan oleh cedera otot, saraf terjepit, postur tubuh yang buruk, atau gangguan organ dalam seperti ginjal atau pankreas. Faktor usia, kehamilan, dan aktivitas fisik yang berat juga bisa memicu nyeri.
Apakah sakit punggung termasuk sakit ginjal?
Tidak selalu, tetapi nyeri punggung bawah yang tajam di satu sisi bisa menjadi tanda batu ginjal atau infeksi ginjal. Biasanya disertai gejala lain seperti nyeri saat buang air kecil, urine keruh, atau demam.
Sakit punggung sebelah kiri tandanya apa?
Sakit punggung sebelah kiri bisa berasal dari cedera otot atau saraf terjepit. Gejala yang menyertai, seperti nyeri menjalar atau kram, membantu dokter menentukan penyebabnya.
Sakit punggung sebelah kiri pada wanita pertanda apa?
Selain cedera atau saraf terjepit, nyeri di sisi kiri pada wanita dapat terkait dengan kondisi reproduksi seperti endometriosis atau kista ovarium. Nyeri biasanya bersifat siklik atau muncul menjelang menstruasi.
Sakit punggung sebelah kiri atas sampai ke dada?
Nyeri di area punggung kiri atas hingga dada bisa menandakan masalah otot, tulang belakang, atau organ dalam seperti jantung dan paru-paru. Jika disertai sesak napas atau nyeri dada mendadak, segera periksa ke dokter.
Kapan Harus ke Dokter?
Sakit punggung bisa disebabkan oleh banyak hal, dan tidak semuanya dapat hilang hanya dengan istirahat atau pengobatan rumahan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali kapan keluhan ini memerlukan pemeriksaan medis.
Jika Anda mengalami nyeri tajam yang menjalar hingga gangguan buang air, segera periksakan diri ke dokter. Gejala ini dapat berasal dari gangguan saraf atau kelainan tulang belakang.
Untuk evaluasi yang tepat, konsultasikan keluhan Anda dengan dokter spesialis ortopedi di Tzu Chi Hospital yang memiliki tim medis berpengalaman dan penanganan melalui Radial Shock Wave Therapy di Rehabilitasi Medik untuk mengatasi nyeri punggung kronis secara efektif.
Jadwalkan pemeriksaan melalui WhatsApp Tzu Chi Hospital sekarang, dan cek jadwal praktik dokter melalui menu Cari Dokter.
Atasi sejak dini sebelum sakit punggung sebelah kanan dan kiri menyebabkan gangguan saraf!
Artikel telah ditinjau secara medis oleh Dr. Nia Yuliatri, Sp.BS, M.Kes
Referensi:
Pain in the lower left back: Causes and treatments | Medical News Today
Lower Right Back Pain: Causes & Pain Relief | Cleveland Clinic
Topik





