Disease

Bukan Sekadar Penuaan: Waspadai Sarkopenia pada Orang Tua Sejak Dini

logo author

Ditulis Oleh

Admin22 Januari 2026

BAGIKAN
artikel feature image

Menua adalah proses alami yang tidak dapat dihindari. Namun, tidak semua perubahan fisik pada usia lanjut dapat dianggap sebagai penuaan yang wajar. Banyak orang tua mulai terlihat lemah, berjalan lebih lambat, atau mudah lelah, dan kondisi ini sering kali dianggap sebagai hal biasa karena usia.

Menurut Dr. Paskalis Andrew Gunawan, Sp.PD, Subsp.Ger (K), FINASIM, salah satu kondisi yang sering luput disadari oleh keluarga adalah sarkopenia, yaitu penurunan massa dan kekuatan otot yang berdampak langsung pada fungsi gerak dan kemandirian lansia. Padahal, jika dikenali sejak dini, sarkopenia bukanlah kondisi yang tidak bisa dicegah maupun ditangani.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Luka Bakar yang Benar Menurut Dr. Caroline Dewi

Melalui edukasi yang tepat, keluarga diharapkan mampu mengenali tanda-tanda awal sarkopenia dan mengambil langkah yang benar untuk menjaga kualitas hidup orang tua agar tetap aktif, mandiri, dan sehat di usia lanjut.

Apa Itu Sarkopenia?

Sarkopenia adalah kondisi medis berupa hilangnya massa otot, kekuatan otot, dan fungsi fisik yang terjadi seiring bertambahnya usia. Berbeda dengan penuaan normal, pada sarkopenia penurunan otot terjadi lebih cepat dan signifikan, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penderita sarkopenia sering mengalami kelemahan, sulit berdiri dari posisi duduk, berjalan menjadi lambat, hingga mudah terjatuh. Tanpa disadari, kondisi ini dapat menurunkan kemandirian lansia dan meningkatkan ketergantungan pada orang lain.

Penyebab Sarkopenia

Menurut penjelasan dr. Paskalis, sarkopenia tidak disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan kombinasi beberapa hal, antara lain:

  1. Proses penuaan alami, yang menyebabkan penurunan regenerasi sel otot.
  2. Kurang aktivitas fisik, terutama jarang melakukan latihan kekuatan otot.
  3. Asupan nutrisi yang tidak adekuat, khususnya kekurangan protein.
  4. Penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, atau gangguan ginjal.
  5. Peradangan kronis dan gangguan hormonal, yang sering terjadi pada lansia.

Faktor-faktor ini saling berkaitan dan dapat mempercepat terjadinya sarkopenia bila tidak dikendalikan.

Cara Mengatasi Sarkopenia

Sarkopenia bukan kondisi yang tidak bisa diperbaiki. Dengan pendekatan yang tepat, kekuatan dan fungsi otot masih dapat ditingkatkan. Beberapa langkah penanganan meliputi:

  • Latihan fisik teratur, terutama latihan kekuatan otot (resistance training) yang disesuaikan dengan kondisi lansia.
  • Perbaikan asupan nutrisi, dengan memastikan kebutuhan protein, vitamin D, dan mineral terpenuhi.
  • Manajemen penyakit penyerta, agar kondisi medis lain tidak memperburuk penurunan otot.
  • Pendampingan dan motivasi dari keluarga, karena konsistensi sangat berperan dalam keberhasilan terapi.
     

Pendekatan ini idealnya dilakukan di bawah pengawasan tenaga medis untuk memastikan keamanan dan efektivitas.

Cara Mencegah Sarkopenia

Pencegahan merupakan langkah terbaik. Sarkopenia dapat dicegah atau diperlambat dengan kebiasaan hidup sehat sejak dini, bahkan sebelum memasuki usia lanjut, seperti:

  • Tetap aktif bergerak setiap hari, tidak hanya duduk atau berbaring terlalu lama.
  • Melakukan latihan kekuatan ringan secara rutin, sesuai kemampuan.
  • Menjaga pola makan seimbang, dengan protein yang cukup.
  • Menghindari gaya hidup sedentari dan menjaga berat badan ideal.
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, terutama pada usia di atas 60 tahun.

Peran keluarga sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung lansia tetap aktif dan sehat.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter apabila orang tua mulai menunjukkan tanda-tanda seperti sering jatuh, berjalan semakin lambat, sulit berdiri dari posisi duduk, atau tampak jauh lebih lemah dibandingkan sebelumnya. Pemeriksaan dini sangat penting untuk menilai kondisi massa dan kekuatan otot serta fungsi fisik secara menyeluruh, sehingga dokter dapat menentukan penanganan yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi pasien.

Tzu Chi Hospital menjadikan kesehatan lansia sebagai prioritas utama melalui Paket Skrining Sarkopenia untuk Lansia, yang mencakup pemeriksaan fisik dan fungsi otot secara komprehensif serta konsultasi dengan dokter spesialis geriatri. Dengan dukungan fasilitas rumah sakit yang lengkap dan pelayanan kesehatan terpadu, mari berikan hadiah terindah bagi orang tua tercinta—kesempatan menikmati hari tua yang sehat, aktif, dan bebas sarkopenia.

Baca Juga: Apa Itu Mammografi? - Jenis, Tujuan, Prosedur & Biayanya

Untuk mendapatkan penanganan dan konsultasi yang komprehensif, masyarakat dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan di Tzu Chi Hospital. Janji temu dapat dibuat secara online melalui WhatsApp Tzu Chi Hospital, dan jadwal praktik dokter dapat diakses dengan mudah melalui menu Cari Dokter, didukung oleh fasilitas rumah sakit yang lengkap dan pelayanan kesehatan yang terpadu.

Topik


Related Article

Topik Terkini



VIDEOS