Gaya Hidup Sehat

Tips Aman Menggunakan Earphone agar Telinga Tetap Sehat

logo author

Ditulis Oleh

Admin20 Februari 2026

BAGIKAN
artikel feature image

Di era digital saat ini, penggunaan earphone sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Mulai dari mendengarkan musik, menonton video, mengikuti rapat online, hingga menerima panggilan telepon, hampir semua aktivitas bisa dilakukan dengan bantuan earphone. Namun, pernahkah kita menyadari bahwa kebiasaan menyetel volume terlalu keras atau menggunakan earphone dalam waktu lama dapat berdampak pada kesehatan telinga?

Baca Juga: Terlalu Sering Scroll Media Sosial? Kenali Brainrot dan Cara Mencegahnya

 

Dalam penjelasannya, Dr. Ivana Supit, Sp.THT-BKL, mengingatkan bahwa penggunaan earphone yang tidak bijak dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran, terutama jika dilakukan secara terus-menerus tanpa jeda. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bagaimana cara menggunakan earphone dengan aman agar telinga tetap sehat dalam jangka panjang.

Mengapa Earphone Bisa Berdampak pada Kesehatan Telinga?

Untuk memahami dampaknya, kita perlu mengetahui bagaimana telinga bekerja. Di dalam telinga bagian dalam terdapat struktur kecil bernama koklea yang berisi Sel rambut koklea. Sel-sel inilah yang berperan dalam menangkap getaran suara dan mengubahnya menjadi sinyal yang dikirim ke otak.

Ketika kita mendengarkan suara dengan volume terlalu tinggi, sel rambut halus tersebut menerima rangsangan yang berlebihan. Paparan suara keras secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel ini. Yang perlu diingat, sel rambut pada koklea tidak dapat beregenerasi. Artinya, jika sudah rusak, gangguan pendengaran yang terjadi bisa bersifat permanen.

Earphone memiliki risiko yg lebih tinggi dibanding speaker biasa karena lebih dekat dan menghasilkan getaran bunyi yang langsung menggetarkan organ-organ pendengaran secara berlebih.

Risiko Penggunaan Earphone Berlebihan

Penggunaan earphone secara berlebihan, terutama dengan volume tinggi, dapat menyebabkan beberapa risiko kesehatan, antara lain:

  1. Noise-Induced Hearing Loss (NIHL)
    Gangguan pendengaran akibat paparan suara keras dalam jangka waktu lama. Kondisi ini sering terjadi secara perlahan dan tidak disadari pada awalnya.
  2. Tinnitus
    Sensasi telinga berdenging, mendesis, atau berbunyi tanpa adanya sumber suara eksternal. Tinnitus dapat bersifat sementara maupun menetap.
  3. Kelelahan Telinga
    Seseorang mungkin mulai merasa perlu menaikkan volume lebih tinggi dari biasanya untuk mendapatkan tingkat kenyamanan yang sama.
  4. Gangguan konsentrasi dan kelelahan telinga
    Paparan suara keras dapat membuat telinga dan otak bekerja lebih keras, sehingga menimbulkan rasa lelah dan sulit fokus.

Jika kebiasaan ini terus berlanjut, dampaknya tidak hanya pada telinga, tetapi juga kualitas hidup secara keseluruhan.

Tanda-Tanda Awal Gangguan Pendengaran

Beberapa tanda awal yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Sulit mendengar percakapan, terutama di tempat ramai.
  • Sering meminta orang lain mengulang pembicaraan.
  • Merasa suara orang lain terdengar pelan atau tidak jelas.
  • Harus menaikkan volume lebih tinggi dari sebelumnya.

Gejala-gejala ini sering dianggap sepele. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan pendengaran akibat paparan suara berlebih.

Cara Aman Menggunakan Earphone

Agar tetap dapat menikmati penggunaan earphone tanpa membahayakan kesehatan telinga, berikut beberapa tips yang dianjurkan:

  1. Gunakan aturan 60/60
    Maksimal 60% dari volume tertinggi dan tidak lebih dari 60 menit per sesi. Setelah itu, beri waktu istirahat untuk telinga.
  2. Berikan jeda istirahat
    Istirahatkan telinga setidaknya 5–10 menit setelah penggunaan dalam durasi panjang.
  3. Gunakan fitur noise-cancelling
    Earphone dengan fitur ini membantu mengurangi kebisingan luar sehingga Anda tidak perlu menaikkan volume terlalu tinggi.
  4. Hindari penggunaan saat tidur
    Menggunakan earphone saat tidur berisiko menyebabkan paparan suara terlalu lama tanpa disadari.
  5. Jaga kebersihan earphone
    Earphone yang kotor dapat meningkatkan risiko infeksi telinga.
  6. Perhatikan lingkungan sekitar
    Jika Anda tidak dapat mendengar suara di sekitar sama sekali, kemungkinan volume sudah terlalu tinggi.

     

Dengan menerapkan kebiasaan ini, risiko kerusakan pendengaran dapat diminimalkan secara signifikan.

Kapan Harus Periksa ke Dokter THT?

Segera konsultasikan ke dokter spesialis THT apabila Anda mengalami:

  • Telinga berdenging yang tidak hilang.
  • Penurunan pendengaran mendadak.
  • Nyeri atau keluar cairan dari telinga.
  • Gangguan pendengaran yang mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pemeriksaan dini sangat penting untuk mencegah kerusakan yang lebih lanjut. Evaluasi pendengaran dapat dilakukan melalui pemeriksaan audiometri untuk mengetahui tingkat fungsi pendengaran secara objektif.

Baca Juga: 12 Menu Makanan Sehari Hari untuk Penderita Diabetes yang Sehat & Lezat

 

Untuk mendapatkan konsultasi kesehatan yang tepat dan komprehensif, masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan di Tzu Chi Hospital. Janji temu dapat dibuat secara onlin e melalui WhatsApp Tzu Chi Hospital, dan jadwal praktik tenaga medis dapat diakses dengan mudah melalui menu Cari Dokter. Didukung fasilitas rumah sakit yang lengkap serta layanan pemeriksaan penunjang terpadu, proses konsultasi dan penanganan dapat dilakukan secara aman dan nyaman dalam satu tempat.

Topik


Related Article

Topik Terkini



VIDEOS