Tindakan Medis & Terapi
Ekokardiografi - Jenis, Prosedur, & Efek Sampingnya
Ditulis Oleh
Admin TzuChi • 06 Februari 2026

Ekokardiografi adalah pemeriksaan pencitraan jantung non-invasif yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk menilai struktur dan fungsi jantung secara detail.
Melalui teknologi ini, dokter dapat melihat kondisi katup, bilik, serta aliran darah jantung tanpa perlu tindakan bedah.
Namun, masih banyak orang yang belum memahami seberapa penting pemeriksaan ini untuk mendeteksi gangguan jantung sejak dini, bahkan sering kali baru dilakukan setelah gejala serius muncul. Padahal, ekokardiografi bisa menjadi kunci pencegahan komplikasi berat seperti gagal jantung atau serangan jantung mendadak.
Ingin tahu bagaimana prosedur ini dilakukan, siapa yang perlu melakukannya, dan apa hasilnya bisa menunjukkan tentang kesehatan jantung Anda? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini
Apa Itu Ekokardiografi

Ekokardiografi | Sumber: BraveHeart
Ekokardiografi adalah metode pemeriksaan medis yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi (ultrasound) untuk menciptakan gambaran bergerak dari struktur organ jantung Anda secara real-time.
Sering kali disebut juga sebagai USG Jantung, prosedur ini benar-benar memberikan pandangan visual tentang bagaimana jantung Anda bekerja.
Pemeriksaan ini akan menampilkan struktur jantung seperti bilik, katup, otot, dan sering juga dibantu oleh teknologi Doppler untuk mengukur kecepatan dan arah aliran darah.
Sebuah penelitian di klinik rawat jalan jantung menemukan bahwa dari 594 pasien yang menjalani pemeriksaan ekokardiografi, 70,3% memiliki diagnosis klinis yang dikonfirmasi melalui hasil pemeriksaan tersebut.
Secara spesifik, 92,75% pasien yang diperiksa karena gagal jantung, 90,91% karena penyakit katup jantung, dan 88,54% karena penyakit jantung hipertensi terbukti sesuai dengan temuan ekokardiografi.
Dengan kata lain, ekokardiografi memungkinkan dokter untuk:
- Mendeteksi kelainan pada struktur jantung Anda.
- Melihat fungsi otot jantung dalam memompa darah.
- Memeriksa kondisi pembuluh darah dan aliran darah.
Jenis-Jenis Ekokardiografi
Sebuah program skrining ekokardiografi acak pada populasi umum (n ≈ 6.861) menemukan bahwa 8,9% peserta pada kelompok skrining memiliki temuan abnormal yang membutuhkan tindak lanjut kardiologi; secara spesifik, penyakit katup ditemukan pada 3,3%, hipertrofi ventrikel pada 1,0%, dan disfungsi ventrikel pada 1,0%.
Tidak semua pemeriksaan jantung dilakukan dengan cara yang sama. Ekokardiografi memiliki beberapa jenis, masing-masing dirancang untuk memberikan informasi spesifik tentang kondisi jantung Anda sebagai berikut:
1. Transthoracic Echocardiogram (TTE)
Prosedur Transthoracic Echocardiogram dilakukan dari luar tubuh Anda. Dokter akan menempelkan dan menggerakkan alat sensor yang disebut transduser di atas dada Anda setelah mengoleskan gel pelumas. Gelombang suara yang dipantulkan akan direkam dan ditampilkan sebagai gambar pada monitor.
2. Transesophageal Echocardiogram (TEE)
Pada ekokardiograf jenis Transesophageal Echocardiogram, dokter akan memasukkan alat seperti endoskopi yang dilengkapi transduser melalui mulut, turun ke kerongkongan (esofagus).
Karena esofagus berada tepat di belakang jantung, TEE dapat menangkap gambar struktur jantung secara lebih rinci tanpa terhalang tulang dada atau paru-paru. Anda akan diberikan obat penenang dan bius lokal di tenggorokan untuk kenyamanan.
Diperlukan untuk citra yang sangat detail, misalnya sebelum operasi jantung atau pada pasien dengan obesitas di mana TTE mungkin terhalang.
3. Stress Echocardiogram
Pemeriksaan Stress Echocardiogram dilakukan untuk melihat bagaimana jantung berfungsi saat Anda beraktivitas. Dokter akan melakukan ekokardiografi sebelum dan segera setelah Anda berolahraga (berjalan di atas treadmill atau sepeda statis).
Jika Anda tidak bisa berolahraga, Anda mungkin diberikan obat (seperti dobutamin) untuk membuat jantung berdetak lebih cepat dan kuat.
Mendeteksi penyakit jantung koroner atau gangguan yang hanya terlihat saat jantung distimulasi atau stres.
4. 3D Echocardiography
Jenis 3D Echocardiography menggunakan teknologi yang lebih canggih, jenis ini menghasilkan gambar tiga dimensi dari jantung Anda, tidak hanya dua dimensi seperti echo standar.
Fokus dari jenis ini adalah memberikan akurasi visual yang lebih optimal, sering digunakan untuk detail pembedahan katup jantung atau kelainan bawaan yang kompleks.
Baca Juga: 20 Ciri-Ciri Penyakit Jantung, Sadari Sebelum Terlambat!
Prosedur Ekokardiografi
Setiap jenis ekokardiografi memiliki tahapan dan teknik prosedur yang berbeda-beda. Oleh karena itu, berikut adalah prosedur ekokardiografi yang perlu Anda ketahui:
1. Transthoracic Echocardiogram (TTE)
Anda akan diminta berbaring di tempat tidur dan melepas atau membuka baju. Elektroda akan dipasang di beberapa titik dada Anda untuk memantau irama jantung.
Dokter jantung akan mengoleskan gel pelumas di dada, lalu menggerakkan probe (transduser) yang tersambung ke monitor.
Gelombang suara yang terekam akan menampilkan gambar jantung Anda. Anda mungkin mendengar suara berdesir (suara aliran darah) dan diminta untuk menarik/menahan napas, atau berbalik ke kiri agar gambar lebih jelas.
2. Transesophageal Echocardiogram (TEE)
Setelah berbaring, Anda akan diberikan suntikan obat penenang dan semprotan bius lokal di tenggorokan untuk mengurangi refleks muntah dan rasa sakit. Alat pengukur tekanan darah dan oksigen akan dipasang.
Dokter akan memasukkan alat endoskopi yang dilengkapi probe melalui mulut, menuju kerongkongan. Setelah posisi tepat, dokter akan merekam gambar jantung, termasuk katup, secara lebih rinci.
3. Stress Echocardiogram
Pada saat ini, dokter akan melakukan ekokardiografi jenis TTE pada kondisi istirahat terlebih dahulu. Setelah itu, Anda akan diminta beraktivitas (berjalan di treadmill atau menggunakan sepeda statis) selama 6–10 menit.
Jika tidak mampu berolahraga, dokter akan menyuntikkan obat pemicu jantung (dobutamin). Selama aktivitas, dokter terus memantau kondisi Anda. Setelah selesai, dokter akan melakukan TTE kedua untuk membandingkan kondisi jantung saat istirahat dan saat distimulasi.
4. USG Intravaskular
Pada tahap ini, Anda akan berbaring, dipasang elektroda, dan diberikan infus serta suntikan obat penenang dan bius lokal di area selangkangan.
Dokter membuat sayatan kecil di selangkangan untuk memasukkan tabung kecil sebagai akses masuknya kateter. Kateter yang membawa kawat ultrasound akan menangkap gambar di dalam pembuluh darah.
Setelah selesai, kateter dan tabung dikeluarkan, dan bekas sayatan dibalut ketat. Anda mungkin diminta berbaring 3–6 jam setelah prosedur untuk mencegah perdarahan.
5. Ekokardiografi Janin
Ekokardiografi janin adalah jenis pemeriksaan vital untuk mendeteksi potensi kelainan jantung pada bayi sejak masih dalam kandungan.
- Ekokardiografi Perut: Mirip USG umum. Dokter mengoleskan gel pelumas di perut dan menggerakkan transducer untuk melihat jantung janin.
- Ekokardiografi Transvaginal: Dilakukan dengan memasukkan probe ke dalam vagina. Pemeriksaan ini menghasilkan gambar yang lebih jelas, umumnya dilakukan pada masa awal kehamilan.
Baca Juga: Dokter Jantung Terbaik di Jakarta dan Indonesia, Cek Sekarang!
Indikasi Ekokardiografi
Pemilihan jenis Ekokardiografi yang tepat sangat bergantung pada kondisi dan kebutuhan spesifik pasien. Dokter akan merekomendasikan jenis pemeriksaan tertentu untuk mendapatkan diagnosis yang paling akurat.
1. Indikasi Transthoracic Echocardiogram (TTE)
TTE sering digunakan sebagai alat skrining utama untuk mendeteksi, menilai tingkat keparahan, dan memantau respons pengobatan pada berbagai kondisi jantung:
- Kelainan Struktur: Mendeteksi penyakit katup jantung atau penyakit jantung bawaan.
- Gangguan Pompa Darah: Menilai gangguan pompa jantung akibat gagal jantung atau kelainan otot jantung (kardiomiopati).
- Peradangan: Mendiagnosis Perikarditis (radang selaput jantung) dan Efusi Perikardium (penumpukan cairan di kantong sekitar jantung).
- Komplikasi Vaskular: Melihat kerusakan jantung setelah serangan jantung atau mengevaluasi penyumbatan pembuluh darah terkait stroke atau serangan iskemik transien (TIA).
- Kondisi Lain: Mendeteksi murmur jantung, infeksi pada katup, dan menilai hipertensi pulmonal (tekanan darah tinggi di arteri paru-paru).
2. Indikasi Transesophageal Echocardiogram (TEE)
TEE memberikan gambaran jantung yang lebih tajam dan mendalam. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan ketika:
- Keterbatasan Visual TTE: Hasil TTE kurang jelas, sering terjadi karena struktur dada, penyakit paru-paru, atau jaringan lemak yang tebal pada pasien obesitas.
- Kebutuhan Pencitraan Rinci: Diperlukan citra detail tinggi, terutama sebelum menjalani operasi jantung untuk perencanaan tindakan yang presisi.
3. Indikasi Stress Echocardiogram
Pemeriksaan stres membantu dokter melihat kinerja jantung di bawah tekanan. Tujuannya meliputi:
- Mendeteksi Penyakit Koroner: Mencari adanya penyakit jantung koroner atau kerusakan jantung yang hanya terpicu oleh aktivitas atau stres.
- Evaluasi Fungsi Saat Aktivitas: Memeriksa apakah ada penurunan pasokan oksigen ke otot jantung saat beraktivitas.
- Menilai Batas Kemampuan: Menentukan batas kemampuan jantung sebagai panduan dalam program rehabilitasi jantung.
- Mengevaluasi Efektivitas Pengobatan: Menilai keberhasilan terapi medis (misalnya obat antiangina atau antiaritmia) atau prosedur intervensi (seperti operasi bypass atau pemasangan ring).
4. Indikasi USG Intravaskular & Ekokardiografi Janin
Dua jenis pemeriksaan yang sangat spesifik:
- USG Intravaskular: Secara spesifik digunakan untuk mendapatkan gambaran rinci mengenai penyumbatan di dalam pembuluh darah, membantu dokter dalam prosedur intervensi vaskular.
- Ekokardiografi Janin: Dilakukan pada ibu hamil untuk mendeteksi gangguan jantung bawaan pada janin, baik yang disebabkan faktor keturunan maupun kondisi kesehatan ibu, demi perencanaan penanganan yang lebih baik sejak dini.
Sebelum Ekokardiografi
Sebelum ekokardiografi, persiapan Anda sangat tergantung pada jenis Echo yang akan dilakukan:
- Untuk TTE: Anda diperbolehkan makan dan minum seperti biasa.
- Untuk TEE: Anda akan diminta berpuasa selama sekitar 6 jam untuk menghindari mual atau muntah saat prosedur. Anda juga mungkin perlu melepas gigi palsu dan disarankan ditemani kerabat saat pulang karena efek obat penenang.
- Untuk Stress Echocardiogram: Anda perlu berpuasa (hanya minum air putih) selama 4 jam dan tidak mengonsumsi kafein (kopi, teh, cokelat) atau merokok selama 24 jam sebelumnya. Anda disarankan mengenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk berolahraga.
Sesudah Ekokardiografi
Sesudah ekokardiografi, Anda umumnya dapat langsung pulang dan beraktivitas normal. Jika Anda menerima suntikan obat penenang (biasanya untuk TEE atau USG intravaskular), Anda tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan atau mengoperasikan alat berat selama 24 jam.
Biasanya, hasil langsung tersedia. Namun, untuk analisis yang lebih mendalam, hasilnya mungkin memerlukan beberapa hari. Hasilnya akan memberikan informasi penting seperti ukuran jantung, kemampuan memompa, dan kelainan katup atau pembuluh darah.
Peringatan Ekokardiografi
Meskipun ekokardiografi adalah prosedur yang aman, ada beberapa hal yang perlu Anda beritahukan kepada dokter untuk memperlancar proses dan hasil yang keluar nantinyas seperti:
- Alergi terhadap obat-obatan atau zat kontras.
- Penggunaan obat-obatan atau suplemen yang sedang Anda konsumsi, terutama obat jantung tertentu.
- Kepemilikan implan di dalam tubuh, seperti alat pacu jantung.
- Riwayat gangguan kerongkongan (jika akan menjalani TEE).
Efek Samping setelah Pemeriksaan Ekokardiografi
Efek samping ekokardiografi umumnya ringan dan jarang terjadi, biasanya akan memiliki efek samping seperti:
- Rasa perih/tidak nyaman setelah elektroda dicabut (setelah TTE).
- Sakit tenggorokan ringan selama beberapa jam (setelah TEE).
- Mual, pusing, atau nyeri dada ringan (setelah Stress Echocardiogram).
Pada kasus yang sangat jarang terjadi, bisa timbul reaksi alergi terhadap zat kontras atau bahkan serangan jantung saat stress echocardiogram, namun ini sangatlah langka dan prosedur akan dihentikan segera jika ada gejala.
Siapkah Anda Mengenal Jantung Lebih Dekat di Tzu Chi Hospital PIK?
Kesehatan jantung adalah investasi terbesar Anda. Memahami Ekokardiografi berarti Anda siap mengambil langkah diagnostik yang akurat dan non-invasif.
Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala yang mencurigakan, atau jika Anda ingin memastikan kondisi kesehatan jantung Anda secara menyeluruh, Tzu Chi Hospital PIK siap melayani Anda dengan peralatan ekokardiografi terkini dan tim dokter spesialis jantung yang kompeten.
Jangan tunda lagi kepastian kesehatan Anda.
- Klik menu Cari Dokter di website Tzu Chi Hospital PIK untuk mencari dokter spesialis yang sesuai.
- Jadwalkan medical check up rutin Anda, termasuk skrining jantung.
- Hubungi kami via WhatsApp untuk konsultasi dan janji temu yang mudah.
Artikel ini telah ditinjau oleh Dr. Stephanie Salim, Sp.JP, FIHA
Referensi:
American College of Cardiology. Echocardiographic Screening of the General Population and Long-Term Survival: A Randomized Clinical Study.
PubMed Central. Indications for Echocardiography and Confirmation Rates of Cardiovascular Diseases: Experience of a Specialist Cardiac Outpatient Clinic in Kumasi, Ghana.
Topik





